National Geographic Channel merupakan salah satu saluran favorit saya. Salah satunya adalah program Megastructures.

Ada fakta menarik dari acara Megastructure yang saya tonton pekan ini. Pertama adalah soal pembangunan Dubai Mall lalu esoknya tentang pendirian Shinsegae di Busan, Korea Selatan.

Sempat ada kebingungan dari saya karena NGC mengklaim keduanya sebagai terbesar di dunia. Dubai Mall sebagai pusat perbelanjaan terbesar di dunia sedangkan Shinsegae sebagai department store terbesar di dunia.


Penasaran, saya lalu browsing. Dari wikipedia, diketahui jika Dubai Mall adalah pusat perbelanjaan yang paling luas di dunia, luas keseluruhannya termasuk lahan parkir dan akuarium raksasa yang ada, sekitar 1.124.000 meter persegi. Namun, anehnya, Shinsegae tak termasuk daftar 20 Mall Terbesar di dunia.

Saya pun menuliskan kata kunci Shinsegae di jendela pencarian wikipedia. Dari penjelasan, disebutkan Shinsegae merebut takhta department store terluas di dunia, mengalahkan Macy’s Herald Square di Amerika Serikat. Shinsegae berukuran luas 1.172.093 meter persegi.


Lantas, kenapa Shinsegae tak tercatat di Wikipedia sebagai mall terbesar di dunia?

Ternyata, ada garis tegas yang membagi definisi mall dengan department store. Mall adalah kumpulan toko-toko retail yang berada dalam satu bangunan tertentu. Sementara department store adalah satu brand tertentu yang menjual berbagai kebutuhan manusia.

Untuk penjelasan singkatnya, department store itu di Indonesia contohnya Ramayana, Matahari, Pasaraya, atau Lotte Mart. Sedangkan mall tentu tak perlu dijelaskan secara detail.

Karena hal itulah, Shinsegae tak tercatat sebagai mall terbesar di dunia. Sebab, Shinsegae adalah department store yang memiliki bangunan sendiri.

Terlepas dari perdebatan antara Dubai Mall dan Shinsegae, untuk mall terbesar di dunia berdasarkan fungsinya sebagai tempat berkumpulnya toko-toko, New South China Mall di Dongguan yang terbesar. Kendati secara total area “hanya” 890 ribu meter persegi, luas area yang disewakan untuk jual-beli adalah 600 ribu meter persegi. Hampir dua kali lipat dari Dubai Mall yang memiliki luas pertokoan 350 ribu meter persegi.

Jika hanya merujuk pada luas pertokoan yang disewakan, bangsa Indonesia boleh menepuk dada. Mall Taman Anggrek berada dua tingkat di atas Dubai Mall dari luas tempat yang disewakan, yaitu sebesar 360 ribu meter persegi. MTA berada di posisi ke-7 dunia untuk ukuran luas lahan yang disewakan atau ke-16 dunia jika merunut seluruh luas total mall.

Grand Indonesia berada di posisi ke-19 dunia untuk mall terluas dunia dari luas tempat yang disewakan, 250 meter persegi. Tapi secara total wilayah, GI berada di posisi ke-5 dunia dengan luas 640 ribu meter persegi.